Mufdil’s Weblog


Pidato Bahasa Inggris
Agustus 3, 2009, 4:19 am
Filed under: Pidato

السلام عليكو ورحمة الله وبركاته

الحمد لله رب العالمين الرحمن الرحيم والصلاة والسلام عِلى خاتم الأنبياء والمرسلين وامام المتقين وعلى اله وصحبه ومن تبع سنته وسلك طريقته الى بوم الدين

Honorable English teacher

Next, my friend class XII PAI my loving

First of all, let us express our gratitude to Allah, the creator of the world, he alone who deserve to be worshipped worthy of adoration, because he has been giving us with endless blessing and merciful. So that we can stay together here for conducting the teaching and learning process. Next, sholawat and salam also goes to our prophet Muhammad Saw. (peace be upon him)

Brother and sister my loving

On this occasion, I would like to present a short speech entitle shahadat.

“La Ilaha Illa Allah”

Every Moslem knows, I think including us, that the key to paradise is the statement. “there is none worthy of worship except Allah”

Indeed, if we look at implicitly the meaning of this statement. This is a cornerstone of Islam (Tauhid). Say that there is no god but Allah and we must away from worshipping any other. So it is safe  to conclude that shahadat is the key to paradise

Brothers and sisters my loving

Yet too many muslims, I think not including us here. Simply rely upon his statement and believe that as long as they  have made this statement, nothing will harm them. They think will be granted paradise because of this mere verbal  statement of the shahadat.

And others, there is a muslim country in the world. That until recently used to have a yearly  week long celebration to the gods  of the sea, celebration to the god of the mountain and celebration to the big  tree.

And they think  that all long they call themselves Muslims and they make shahadat numerous times a day will make them be salvations or granted to paradise.

Do you think that this kind of shahadat will open the doors to paradise for them? Or whoever simply say shahadat will enter paradise.

Brothers and sisters my loving

Saying merely of “ I hear witness that there is none worthy of worship except Allah and I bear witness that Muhammad is his servant and messenger is not sufficient for salvation and granted paradise.

To worship Allah is to know him, to love him, to obey his commandments, to enforce his law in every aspect of life.

To worship Allah is live life not to run away it.

This means that in order to attain salvation a person must combine faith and action, belief and practice. Faith without action is as insufficient as action without faith in god become dynamic in his life are translated in to reality.

Allah states

$pkš‰r’¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä zNÏ9 šcqä9qà)s? $tB Ÿw tbqè=yèøÿs? ÇËÈ   Žã9Ÿ2 $ºFø)tB y‰YÏã «!$# br& (#qä9qà)s? $tB Ÿw šcqè=yèøÿs? ÇÌÈ

“O You who believe! Why do You Say that which you do not do? Most hateful it is with Allah that You Say that which you do not do.”

Brothers and sisters my loving

Therefore, let us implements our shahadat or testimony of faith in our tongue, heart and actions.

In our tongue, we must testify to the shahadat

In our heart, we must love for Allah, fear Allah and hope in him

And, in our action, we must implement what the testimony of faith into our reality life.

Once again, a mere verbal declaration of faith is not enough for belief in Allah obedience to him a duty. So that we can save here and   here after.

I think that’s all from me, and  before I finish this, I do apologize to you all for any mistake and error. Thank very much for your attention, see you next time.

السلام عليكو ورحمة الله وبركاته

السلام عليكو ورحمة الله وبركاته

الحمد لله رب العالمين الرحمن الرحيم والصلاة والسلام عِلى خاتم الأنبياء والمرسلين وامام المتقين وعلى اله وصحبه ومن تبع سنته وسلك طريقته الى بوم الدين

Yang Terhormat Guru Bahasa Inggris

Selanjutnya, teman-teman kelas XII PAI yang saya banggakan

Pertama-tama, marilah kita mengungkapkan puji serta syukur kehadirat Allah swt., yakni tuhan yang maha pencipta semua yang ada dialam ini dan yang pantas untuk dipuja. Karena dia telah memberikan rahmat dan karunia-Nya yang tak henti-hentinya sehingga kita dapat hadir bersama-sama disini dalam rangka untuk melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar, selanjutnya shalawat serta salam kita haturkan buat nabi kita nabi Muhammad saw.

Saudara-saudari yang saya cintai

Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan sebuah pidato singkat yang berkenaan dengan shahadat “ LA ILAHA ILLA ALLAH”

Saudara-saudari yang saya cintai

Setiap muslim tahu, saya rasa termasuk juga kita disini, bahwa kunci untuk masuk surge ialah sebuah pernyataan bahwa “Tiada Tuhan yang patut disembah kecuali Allah swt.” Apakah kita hanya berhenti disini, tentu tidak, disinilah pertanyaan akan muncul.

Pertanyaannya adalah akankan semua orang yang mengungkapkan secara lisan saja shahadat ini maka ia akan dijamin masuk surga? Atau lebih singkap barang siapa yang mengucapkan shahadat ini maka ia akan masuk surga?

Saudara-saudari yang saya cintai

Mengucapkan shahadat saja bukanlah jaminan untuk keselamatan dan juga jaminan untuk masuk surga. Karena untuk mendapatkan keselamatan seseorang haruslah mengkombinasikan (menyatukan) anatara keimanan dan perbuatan. Kepercayaan dan melaksanakan. Keimanan tanpa perbuatan sama-sama tida mempunyai nilai seperti melakukan perbuatan tanpa keimanan. Dengan kata lain, seseorang tidak akan mendapatkan keselamatan atau asuk surga hingga keimanannya kepada Allah diamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Allah menegaskan?

uŽã9Ÿ2 $ºFø)tB y‰YÏã «!$# br& (#qä9qà)s? $tB Ÿw šcqè=yèøÿs? ÇÌÈ

“amat besarlah kebencian disisi Allah, bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan” (As-Shaff:3)

Saudara-saudari yang saya cintai

Oleh sebab itu, marilah kita menyatakan shahadat kita atau kesaksian keimanan kita mulai diikrarkan dengan lidah. Di tananmkan didalam hati dan dilakukan dalam tindakan.

  • Di ikrarkan dengan lidah, kita harus menyatakan dalam bentuk ucapan
  • Di dalam hati, kita haru benar-benar mencintai Allah, takut atas larangannya dan memohon ampun kepadanya
  • Dan didalam tindakan atau perbuatan, kita harus melaksanakan apa yang kita iamani kedalam kehidupan nyata kita.

Sekali lagi, menyatakan keimanan sekedar ucapan tidaklah cukup, beriman kepada Allah ialah melaksanakan apa-apa yang diperintahkan oleh-Nya. Sehingga kita akan selamat didunia dan di akhirat.

Saya rasa cukup dari saya, mohon maaf atas kekhilafan dan kesalahan dan teria kasih atas perhatiannya.

Wassalamualaikum w.w


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: