Mufdil’s Weblog


Pengaruh Globalisasi
Agustus 3, 2009, 4:13 am
Filed under: Karya Ilmiah

IMPLIKASI POSITIF DARI KEMAJUAN IT BAGI PELAJAR DI ERA GLOBALISASI

A. Pendahuluan

Seiring dengan perkembangan di era Globalisasi saat ini, masyarakat dunia pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya sudah memasuki masyarakat informasi yang merupakan kelanjutan dari masyarakat modern. Masyarakat informasi yang ditinjau dari penguasaan terhadap teknologi, imajinatif, memudahkan sesuatu hal yang sulit, menginstankan suatu pekerja’an. Kecanggihan tekonologi. Kemudahan yang diberikan oleh teknologi tersebut mencakup banyak hal serta merambah berbagai aspek kehidupan, mulai dari bisnis hingga pendidikan. Pada prinsipnya teknologi ini berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia agar dalam kehidupannya dapat lebih mudah berkomunikasi ataupun melakukan sesuatu

Itulah cirri utama dari era Globalisasi dilihat kemajuan ilmu pengetahuan terutamanya teknologi dibidang informasi, yang telah mengiring umat manusia menjadi suatu kesatuan, diantaranya yang sudah tidak asing lagi bagi kita yakni ; TV, Head Phone dan Internet. Inilah yang menyajikan kepada kita kekuatan daya imajinasi da teknologi kom,unikasi yang memungkinkan tersebarnya informasi dalam kualitas yang hampir sempurna dalam waktu yang sangat cepat .

Bagi Pelajar, kecanggihan teknologi Informasi harus benar-benar dimanfaatkan secara positif. Media-media informasi dengan segala kecanggihannya harus dijadikan sebagai layanan penunjuang dalam proses pembelajaran. . Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet.[1]

Teknologi dan informasi yang seyogyanya menjadi penunjang dalam sisi kehidupan umat manusia menuju yang positif, begitu juga pelajar yang selayaknya melihat hal ini sebagai layanan yang menjadi instrument penunjang proses belajar di sekolah agar menjadi lebih efektif tidak akan terpenuhi dengan baik dan sebaliknya akan menjadi jembatan menuju kehancuran. Ini semua disebabkan oleh penguasaan terhadap Ilmu pengetahuan teknologi yang tidak di imbangi dengan kesadaran untuk memfungsikannya secara sehat . begitu pula siswa yang mengandalkan wawasan yang sempit dalam menggunakan teknologi sehingga tidak melihat pada sisi positifnya tetapi pada sisi negatifnya.

Maka dari itu, penguasaan terhadap teknologi dan informasi yang serba canggih saat ini merupakan suatu perkara yang sangat penting untuk diperhatikan oleh siswa sebagai pelaku pendidikan. Wawasan terhadap teknologi dan informasi harus menjadi pondasi dasar untuk menguasai llmu pengetahuan lainnya di era globalisasi. Tetapi itu semua tidak cukup kalau sekiranya siswa hanya memilki pemahaman yang sempit dalam memfungsikannya, karena hal ini akan membawa kepada perilaku yang tidak sewajarnya tetapi wawasa terhdap teknologi dan informasi harus di hiasi dengan kesadaran akan fungsi utamanya sebagai instrument penunjang pembelajaran dan mengintegrasikannya dengan perilaku positif yang akan membudaya.

B. Pengertian Informasi dan Teknologi

Information and Technology atau yang biasa disingkat dengan IT berasal dari bahasa Inggris yaitu Information yang artinya …dan Technology yang artinya….

Menurut Eric Deeson, “Information Technology (IT) the handling of information by electric and electronic (and microelectronic) means.”

Here handling includes transfer. Processing, storage and access, IT special concern being the use of hardware and software for these tasks for the benefit of individual people and society as a whole

Dari penjelasan di atas : kebutuhan manusia didalam mengambil dan memindahkan , mengolah dan memproses informasi dalam konteks social yang menguntungkan diri sendiri dan masyarakat secara keseluruhan. Bagaimana implikasinya agar dapat menguntungkan secara individual dan masyarakat secara keseluruhan tidak didifinisikan secara lebih khusus.[2]

Dalam Bahasa Indonesia IT biasa dikenal dengan Informasi dan Teknologi atau Teknologi Informasi. Dalam Wikipedia istilah Teknologi Informasi diartikan sebagai hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan:

lebih cepat

lebih luas sebarannya, dan

lebih lama penyimpanannya.[3]

C. Media Informasi dan Teknologi

Berangkat dari pengertian teknologi Informasi, maka ada beberapa macam bentuk media informasi dan teknologi diantaranya adalah internet, Handphone dan Televisi. Ketiga jenis media informasi dan teknologi ini akan sangat mudah didapati di masyarakat informasi saat ini. Penjelasan dari keempat hal tersebut dapat dirinci sebagai berikut.

1. Internet

Secara harfiah, internet (kependekan daripada perkataan ‘inter-network’) ialah rangkaian komputer yang berhubung menerusi beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.[4]

Secara sederhana Internet dapat diartikan jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri.  Pada tahun 1999, jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan internet di seluruh dunia mencapai lebih dari 40 juta dan jumlah ini terus bertambah setiap hari.  Saat ini jumlah situs web mencapai jutaan, bahkan mungkin trilyunan, isinya memuat bermacam-macam topik.  Tentu saja, situs-situs itu menjadi sumber informasi baik yang positif ataupun negatif.  Informasi dikatakan positif apabila bermanfaat untuk penelitiaan.

2. Handphone

Telepon genggam seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line konvensional, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System For Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).

Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (mp3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer[5]. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

3. Televisi

Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia ‘televisi’ secara tidak formal disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi.

D. Dampak Positif dari Media IT sebagai Media Belajar  di Era Globalisasi

1. Internet

Quarterman dan Mitchell [6]membagi kegunaan internet dalam empat kategori, yaitu:

  1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
  2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
  3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
  4. Fungsi komunitas, internet membentuk masyarakat baru yang beranggotakan para pengguna internet dari seluruh dunia.  Dalam komunitas ini pengguna internet dapat berkomunikasi, mencari informasi, berbelanja, melakukan transaksi bisnis, dan sebagainya.  Karena sifat internet yang mirip dengan dunia kita sehari-hari, maka internet sering disebut sebagai cyberspace atau virtual world (dunia maya).

Diantara aplikasi-aplikasi praktis pada internet yang dapat digunakan dalam pembelajaran antara lain:

  1. Search Engine dan Situs Web

Search engine adalah sebuah program yang dapat diakses melalui Internet yang fungsinya adalah membantu pengguna komputer mencari berbagai hal yang ingin diketahuinya.di Internet terdapat ratusan search engine yang dapat diakses. Namun, search engine yang saat ini sangat populer adalah google, yahoo dan altavista.[7] Semua informasi yang ada dapat diketahui di mesin pencari ini. bagi siswa, Google amat berguna dalam melakukan pencarian berbagai macam data yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran disekolah.

Melalui Search Engine atau yang paling akrab digunakan yaitu mesin pencari Google.  Ini cukup dilakukan dengan memasukkan kata kunci yang diinginkan untuk dicari sehingga dengan sendirinya akan memunculkan link-link yang siap untuk dibuka dan diikuti informasinya. informasi-informasi tersebut dapat berupa tulisan, gambar, animasi, suara, dan video klip. Akan tetapi, informasi yang tersebar di internet tersebut pada dasarnya tidak selalu benar karena situs web tersebut tidak memiliki tanggung jawab atas kebenarannya, sehingga penggunaannya juga harus  pilah pilih terlebih dahulu.

  1. Email

Email  itu adalah surat menyurat secara elektronik di mana pesan yang dikirimkan akan sampai dalam waktu singkat.  Pesan email tidak hanya berupa tulisan tetapi dapat disertai dengan file gambar, suara, animasi, dan lain lain.  Selain itu, email dapat dikirimkan kepada ratusan orang hanya dalam satu kali pengiriman.  Makanya, email ini menjadi penting untuk komunikasi dalam zaman modern ini, dan terutama bagi para pelajar.

Bagi Pelajar, email masih merupakan sarana komunikasi yang tercepat dan tercanggih untuk berkomunikasi dengan teman dan keluarga.  Email sudah menjadi pengganti yang baik dari surat biasa (atau dalam ‘bahasa internet’, snail mail) karena email tersebut diterima pada saat dan waktu yang sama dan tidak bisa dibaca oleh orang lain.

  1. Chatting

Internet Relay Chat atau IRC atau sering disebut dengan chat atau chatting adalah forum diskusi online para pengguna internet dengan menggunakan tulisan sebagai alat untuk berdiskusi.  IRC ini menyediakan suatu cara untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang-orang di seluruh dunia, dan tentu saja, antara pelajar.  IRC terdiri dari bermacam-macam jaringan server IRC (mesin-mesin untuk menghubungkan pemakai dengan IRC).  Para pengguna memiliki suatu program (yang disebut ‘client’) untuk menghubungkan mereka dengan suatu server dari salah satu jaringan IRC tersebut.  Server-server ini yang akan mengirimkan informasi dari satu server dan ke server yang lain dalam jaringan yang sama.  Saat ini terdapat ribuan grup chatting dalam berbagai bahasa dan topik. Dari pengamatan hampir seluruhnya Pelajar yang sering menggunakan internet juga pernah chatting.  Program yang sering digunakan untuk chatting ini adalah mIRC atau Yahoo Messenger.

Dalam pemanfaatan dan fungsinya, Program Chatting ini berfungsi sebagai media untuk diskusi dan bertukar fikiran dalam satu forum komunikasi belajar. Ini dapat dilakukan tidak hanya dengan sesama pelajar yang sudah saling kenal saja tetapi lebih dari itu yakni juga dilakukan dengan orang lain bahkan juga orang yang berada di luar negeri yang sama-sama terhubung dalam jaringan internet ini.

2. Handphone

Handphone pada dasarnya sudah banyak memberikan manfaat dalam bidang komunikasi. Handphone (selanjutnya baca HP) mampu memperpendek jarak yang jauh, sehingga dapat saling berkomunikasi pada saat bersamaan. Ia banyak membantu komunikasi antar invividu dan bahkan antar kelompok dengan berbagai fasilitas layanan yang disediakan jasa telekomunikasi. Dalam dunia pendidikan, penggunaan hanphone merupakan sebuah pertanyaan yang menggerogoti pikiran kita sepertinya handphone hanya berguna untuk menyampaikan Short Message Service (SMS), mendengarkan musik, menonton tayangan audiovisual, dan game. Tak ada manfaat yang berarti sehingga harus dilarang untuk dibawa dan dipergunakan siswa di lingkungan sekolah. Pada dasarnya, Handphone memungkinkan untuk dijadikan sebagai media penunjang belajar siswa. Ini bisa terlihat pada aplikasi-aplikasi Handphone dari yang paling sederhana hingga yang berteknolog tinggi saat ini sudah mulai mengembangkan pemanfaatan hendphone yang tidak hanya menjadi media komunikasi saja tetapi lebih dari itu bisa dipergunfyuakan sebagai sarana ekses internet, dan aplikasi computer[8] yang juga bisa di dapatkan dalam media handphone ini.

Salah satu bentuk fasilitas yang paling terlihat fungsinya dalam belajar adalah pemanfaatan fasilitas GPRS (ganeral packet radio service) [9] yang terdapat didalam Hanphone tersebut yang berfungsi sewaktu-waktu untuk mengakses web. Jadi ini bisa di gunakan sebagai salah satu alternative internet dan juga bisa difungsikan sebagai media untuk mengetahui informasi di dunia maya dan sebagai alternatf dalam mencari tugas belajar dan ilmu pengetahuan lainnya kapan dan dimana saja. Jadi tidak perlu pergi mencari Warnet. Cukup dengan mengaktifkan setingan gprsnya dan sedikit biaya atau Pulsa. Secara sederhana fungsi handphone dengan fasilitas GPRS ini sama dengan fungsi internet melalui search engine walaupun handphone punya keterbatasan dalam pemanfaatannya.

3. Televisi

Televisi sebagai salah satu hasil temuan budaya manusia modern, perlu dipergunakan secara benar agar dapat memberikan manfaat. Pemanfaatan Televisi secara benar memungkinkan terciptanya budaya baru dan wawasan yang baik dalam masyarakat yang kelak akan berguna dalam hidup dan kehidupannya di era globalisasi ini.

Adalah sangat mungkin bagi kita untuk memanfaatkan televisi sebagai alat bantu yang paling efektif dan efisien dalam menjalani kehidupan ini, menuju masyarakat yang penuh dengan kemashlahatan, baik secara social budaya, politik maupun ekonomi. Semua kemaslahatan tersebut dapat terwujud apabila berbagai program dan acara yang dibuat untuk ditayangkan di televisi, didasarkan pada hasil penelitian kebutuhan masyarakat secara umum dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral maupun material. Beruntunglah kita, karena dewasa ini telah banyak program Televisi menayangkan berbagai acara keagamaan yang dikemas menjadi sesuatu acara yang menarik, entah berupa dialog interaktif, sinetron, liputan mengenai produk makanan atau minuman, dan banyak lagi.

Kemudian dari pada itu, Dilihat dari sisi Pendidikan Televisi juga memiliki peran penting dalam menunjang dan mengembangkan wawasan seorang pelajar. Walaupun tayangan televisi Indonesia saat ini untuk proporsi dibidang pengetahuannya masih belum memadai, tetapi Pada umumnya stasiun televisi telah mengembangkan tayangannya dalam bentuk siaran yang mempunyai nilai pendidikan. Baik yang menyentuh langsung dunia pendidikan maupun informasi-informasi global dalam bentuk berita-berita nasional maupun internasional yang actual.

E. Kesimpulan dan Saran

Era Globalisasi telah berdampak pada kecanggihan Teknologi dan Informasi. Hakikat dari Teknologi diciptakan untuk membantu dan memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan, baik pada saat manusia bekerja, berkomunikasi, bahkan untuk mengatasi berbagai persoalan pelik yang timbul di masyarakat. IT (Information and technology) tidak hanya membantu dan mempermudah manusia tetapi juga menawarkan cara-cara baru di dalam melakukan aktivitas-aktivitas tersebut sehingga dapat mempengaruhi budaya masyarakat yang sudah tertanam sebelumnya.

Budaya yang harus teraktualisasi khususnya pada siswa melalui kecanggihan teknologi ini adalah menjadikan media IT sebagai media penunjang belajar dengan melihat pada sisi positifnya. Tentunya dengan pemanfaatan yang optimal pada akses-akses IT yang berkembang saat ini baik berupa internet, handphone maupun televisi. Untuk mewujudkan ini semua diperlukan langkah yang komulatif dari berbagai sudut terutama dari siswa itu sendiri, siswa yang peka terhadap globalisasi akan menjawab tantangan-tantangan yang ada didalamnya dengan peluang melalui penguasaan terhadap IT (Information and Technology).


[1]Prof. Dr. H. Muhammad Surya, Potensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran Di Kelas, http://www.e-dukasi.net/artikel/artikel_files

[2] Eric Deeson, Harper Collins Publishers, Dictionary of Information Technology, (Glasgow:UK,1991)

[3] http://id.wikipedia.org/articles/t/e/k/Teknologi_informasi.html

[4] http://id.wikipedia.org/articles/i/n/t/internet.htm

[5] http://id.wikipedia.org/articles/i/n/t/telepon_genggam.htm

[6] http://yayang08.wordpress.com/2008/05/07/dampak-internet-bagi-pelajar

[7] scientist-it.blogspot.com/2008/09/manfaat-it-bagi-pelajar.html

[8]Handphone yang memuat fitur computer ini dikenal dengan nama Telepon Pintar(smartphone) yaitu telepon genggam yang mempunyai kemampuan lebih sehingga dapat berfungsi sebagai komputer. Sampai saat ini belum ada definisi industri yang standar mengenai jenis telepon pintar ini. Kebanyakan orang menggolongkan telepon genggam sebagai telepon pintar, jika telepon genggam ini mempunyai kemampuan istimewa dan mempunyai serta bisa menjalankan sistem operasi komputer maupun perangkat lunak aplikasi tersendiri.

[9] GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pen-setting-an GPRS pada ponsel Tergantung dari operator (Simpati, Indosat, XL, 3) yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobite) yang didownload


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: